Ketika fisik sehat, acapkali muncul gejala yang membuat tubuh merasa tidak nyaman. Misalnya saja kepala terasa pening, kaki terasa sakit, mual, dan muntah. Berbagai gejala tersebut makin membuat tubuh terasa tidak nyaman apalagi kalau tidak diketahui penyebabnya, pasti membuat bingung.

erlinahappyplay.com

Jika kondisi ini terjadi kalau Anda, bisa jadi Anda tengah mengalami kondisi psikosomatis, yaitu gangguan di tubuh karena kondisi psikologis. Kalau sebelumnya sudah ada penyakit dan diperparah dengan gangguan emosi, maka keadaan tersebut disebut sebagai penyakit psikosomatis. Dari sejumlah 90 persen penyakit dikarenakan oleh faktor psikogenik, dan bukan organik. Jadi, dapat dikatakan kondisi psikis mendominasi keadaan tubuh manusia. Sedikitnya terdapat 15 emosi yang menyebabkan gejala psikosomatis, yang terdiri atas konflik diri, memori sakit, masa lalu atau masa kini yang belum terselesaikan, menghukum diri, harga diri yang mengalami truma, dan empat jenis emosi negatif lainnya.

Yang termasuk ke dalam emosi negatif di antaranya adalah rasa bersalah, malu, takut, dan marah. Rasa marah ini meliputi benci, jengkel, dendam, frustasi, tersinggung, dan sakit hati. Rasa malu merupakan emosi destruktif yang menyebabkan penyakit psikosomatis paling besar. Pun malu dapat menyulut tiga emosi lainnya. Sebagai perumpamannya, emosi adalah api dari berbagai pengalaman yang didapatkan, yang membakar tungku dengan banyak air. Harusnya uap air dari hasil pemanasan dapat keluar. Namun hal tersebut tidak terjadi di tungku yang ditutup.

Selanjutnya, di tungku yang ditutup, uap air tidak dapat keluar sempurna. Akibatnya adalah uap tertahan dan dapat mengakibatkan tungku pecah karena terlalu panas. Hal tersebut juga berlaku di emosi yang terus-terusan ditahan dan tidak dapat dilepaskan. Kondisi tersebut tentu sangat berbahaya karena bisa menyebabkan penderita memilih jalan lain, yaitu bunuh diri. Sebenarnya adanya gejala psikosomatis lebih baik daripada jika tidak ada gejala apapun. Adanya gejala, maka penyakit akan mudah diketahui serta tindakan therapy psikomatis berupa hipnoterapi bisa dilakukan.

Itulah penjelasan tentang penyebab gejala psikosomatis. Semoga dengan artikel ini bisa membantu. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *